Sabtu, 28 Agustus 2021

Alat Tes Antigen Buatan Lokal Mulai Diproduksi

 

Keren! Alat Tes Antigen Buatan Lokal Mulai DiproduksiAlat Tes Antigen Buatan Lokal Mulai Diproduksi


Alat tes antigen buatan dalam negeri kini mulai diproduksi sejumlah pihak swasta.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan dukungannya terhadap hal tersebut.

Menurut Moeldoko, dengan pengembangan alat tes antigen buatan lokal masyarakat akan makin mudah mengakses tes antigen dengan harga yang lebih murah.

“Produksi alat tes antigen ini bisa dikembangkan untuk yang berikutnya ke alat PCR."

"Kita harus optimistis sehingga nantinya sustainable, dengan ada marketnya yang jelas,” ujar Moeldoko dalam kunjungannya ke pabrik PT Taishan Alkes Indonesia yang turut memproduksi alat tes antigen, di Kalideres, Jakarta Barat, sebagaimana siaran pers, Jumat (27/8).

                 Baca Juga : Peluang Usaha Agen Software

Moeldoko menambahkan, pemerintah akan sangat terbuka terhadap usulan dan ide positif untuk penanganan pandemi COVID-19.

“KSP adalah sebuah lembaga yang bisa menjembatani, ikut menyuarakan ke Kementerian Kesehatan dan unsur-unsur yang lain untuk mendukung alat kesehatan produksi lokal ini,” ucapnya.

Dengan alat tes swab antigen yang diproduksi perusahaan lokal ini, Moeldoko berharap akan terus terjadi peningkatan testing dan tracing untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Indonesia sejauh ini masih mengimpor alat pendeteksi COVID-19 termasuk PCR (polymerase chain reaction) dan rapid test antigen.

Kementerian Kesehatan pun telah menetapkan batasan biaya rapid test tertinggi sebesar Rp 250 ribu untuk Pulau Jawa dan Rp 275 ribu untuk di luar Pulau Jawa.

             Baca Juga : Density Tester Emas Digital NH-600

Pemerintah menyebut standar biaya ini telah melalui pertimbangan yang matang sesuai dengan berbagai komponen dan bisnisnya.

Serangkaian proses yang dimulai dari pengambilan sampel, proses pengolahan sampel hingga pengelolaan limbah medis, juga menjadi faktor pertimbangan harga rapid test.

Namun, bagi sebagian besar orang, rapid test masih cukup mahal. Hal inilah yang membuat jumlah testing harian di Indonesia masih sangat terbatas.

Menurut Moeldoko, produksi alat antigen lokal akan memberikan harga yang terjangkau dan bersaing. Tak hanya itu, produksi alat antigen dalam negeri juga akan menyerap banyak anak-anak bangsa sebagai tenaga kerja.

“Kita harus optimistis sehingga nantinya sustainable dengan ada marketnya yang jelas. Pemerintah seharusnya dapat ambil bagian menghidupkan usaha ini, dengan ikut membeli alat tes antigen produksi lokal,” ujar Moeldoko.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Moderna Siapkan Vaksin Covid-19 Khusus Anak

Moderna akan menjadi yang pertama menawarkan vaksin Covid-19 untuk anak-anak Amerika Serikat (AS). Perusahan tersebut meminta Food and Drug ...

Berita Populer