Kamis, 10 Februari 2022

Berikut Pernyataan Resmi Pengurus Dua Masjid Suci Mengenai Haji dan Umrah Secara Digital di Metaverse

 Viral Berita Haji dan Umrah Secara Digital di Metaverse, Berikut Pernyataan Resmi Pengurus Dua Masjid Suci

Viral Berita Haji dan Umrah Secara Digital di Metaverse, Berikut Pernyataan Resmi Pengurus Dua Masjid Suci 
Berikut informasi mengenai pernyataan resmi Pengurus Dua Masjid Suci atas berita viral tentang Haji dan Umrah yang dilakukan secara digital di Metaverse.

Beberapa hari terakhir jagat Twitter di hebohkan dengan cuitan mengenai Haji Metaverse, banyak pro kontra yang terjadi mengenai haji metaverse.

Banyak pihak yang juga menyayangkan hal tersebut jika memang nantinya akan benar-benar dilaksanakan oleh pihak kerajaan Arab Saudi.

Lantas, bagaimana awal mula dari kehebohan berita viral mengenai Haji Metaverse?

Kehebohan mengenai Haji Metaverse bermula ketika Pemerintah Arab Saudi, melalui Haramain Sharifain yang merupakan Pengurus Dua Masjid Suci pada bulan Desember 2021 meluncurkan program bernama Virtual Black Stone Initiative.

                   Baca juga : Peluang Usaha Agen Software

Menurut penjelasan Haramain Sharifain melalu akun Twitternya menyatakan bahwa program Virtual Black Stone Initiative yang memanfaatkan tekonologi Virtual Reality atau VR merupakan bagian dari Pameran Arsitektur Dua Masjid Suci.

Melalui program virtual reality ini, maka pengunjung dapat mencium bau Ka’bah, mendengar suara adzan, dan kicauan burung bulbul. Selain itu, karena menggunakan teknologi virtual reality, pengunjung juga dapat merasakan menyentuh Hajar Aswad.

Haramain Sharifain juga menyebut pengalaman ini akan memberikan kesempatan bagi setiap muslim untuk dapat melihat dan merasakan Hajar Aswad secara virtual sebelum melakukan ibadah Haji di Makkah.

Sheikh Abdurrahman as-Sudais selaku Presidensi Urusan Dua Masjid Suci menyatakan bahwa Virtual Black Stone Initiative merupakan proyek Badan Urusan Pameran dan Museum Kerajaan Arab Saudi yang bekerja sama dengan Universitas Umm Al-Qura.

                 Baca juga : Kulakan Daster Midi Simple Murah

“(Arab Saudi) mempunyai banyak situs keagamaan dan sejarah yang harus didigitalisasi dan dikomunikasikan ke semua orang melalui tekonologi terbaru” ungkap Sheikh Abdurrahman as-Sudais.

Namun, menurut Haramain Sharifain, berita mengenai pameran Hajar Aswad secara virtual tersebut telah banyak disalah tafsirkan oleh media dan netizen.

Haramain Sharifain menegaskan melalui akun Twitternya bahwa tidak ada inisiatif Haji dan Umrah di Metaverse, selain itu mereka juga menyebut bahwa Virtual Black Stone Initiative juga tidak bisa menggantikan Hajar Aswad aslinya.

Menanggapi rumor Haji dan Umroh di Metaverse, MUI juga sudah menyatakan bahwa Haji merupakan ibadah mahdlah, bersifat dogmatik yang tata cara pelaksanaanya atas dasar apa yang sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Sehingga mengunjungi Ka’bah secara virtual di Metaverse, tidak dapat memenuhi syarat sah ibadah Haji.

Selain MUI, Presidensi Urusan Agama (Diyanet) Turki juga mengeluarkan pernyataan yang sama bahwa umat Islam dapat mengunjungi Ka’bah secara virtual di Metaverse, namun hal itu tidak bisa dihitung sebagai ibadah Haji karena melakukan ibadah haji berarti kaki mereka harus menyentuh tanah Haram.

                               Baca juga : Kemeja Kotak Wanita Murah

Berikut pernyataan resmi Haramain Sharifain yang diposting pada tanggal 9 Februari 2022 melalui akun Twitter @hsharifain.

"Tidak ada inisiatif untuk meluncurkan Haji dan Umrah di Metaverse. Sebuah pameran mengenai Hajar Aswad di museum di Mekkah telah keluar dari konteksnya.

Media pemberitaan seharusnya bertanggung jawab dalam melakukan pemberitaan dengan mengambil informasi dari sumber yang otentik."

Demikianlah informasi mengenai pernyataan resmi Pengurus Dua Masjid Suci atas berita heboh tentang Haji dan Umrah yang dilakukan secara digital di Metaverse.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Moderna Siapkan Vaksin Covid-19 Khusus Anak

Moderna akan menjadi yang pertama menawarkan vaksin Covid-19 untuk anak-anak Amerika Serikat (AS). Perusahan tersebut meminta Food and Drug ...

Berita Populer