Rabu, 30 Maret 2022

Sinovac Tak Masuk Daftar Vaksin Booster,Ini Penjelasan Kemenkes

 

Sinovac Tak Masuk Daftar Vaksin Booster, Ini Penjelasan Kemenkes Sinovac Tak Masuk Daftar Vaksin Booster

Penerima vaksin dosis lengkap Sinovac saat ini belum diizinkan mendapatkan vaksin booster secara homolog dari Sinovac. Mengapa demikian?

"Ini memang di regimen kami, surat edaran yang terakhir tanggal 26 Februari kalau enggak salah memang belum masuk (Sinovac jadi booster)," kata Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maxi Rein Rondonuwu, dalam rapat dengar pendapat (RDP) secara virtual dengan Komisi IX DPR, Rabu (30/3/2022). 

Maxi mengatakan, vaksin booster secara homolog untuk penerima vaksin Sinovac belum diizinkan karena berdasarkan hasil uji klinik, efikasi Sinovac sebagai booster rendah. 

Baca juga : 

Peluang Usaha Agen Software


"Ini dalam uji klinik efikasinya rendah sekali untuk Sinovac-Sinovac-Sinovac. Jadi itu (Sinovac) enggak masuk untuk regimen booster," ujarnya. 

Sebelumnya, Kemenkes menyetujui Vaksin Sinopharm dosis penuh sebagai jenis vaksin booster untuk penerima vaksin Sinovac. 

Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kemenkes Nomor SR.02.06/C/1644/2022 Tentang Penambahan Regimen Vaksinasi Covid-19 Sinopharm sebagai Dosis Lanjutan (Booster). 

Baca Juga : 

Cara Mudah Tes Kemurnian Emas


Dengan demikian, saat ini, ada empat jenis vaksin booster yang bisa diberikan bagi penerima vaksin Sinovac yaitu:

  • AstraZeneca separuh dosis (0,25 ml)
  • Pfizer separuh dosis (0,15 ml)
  • Moderna dosis penuh (0,5 ml) 
  • Sinopharm dosis penuh (0,5 ml)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Moderna Siapkan Vaksin Covid-19 Khusus Anak

Moderna akan menjadi yang pertama menawarkan vaksin Covid-19 untuk anak-anak Amerika Serikat (AS). Perusahan tersebut meminta Food and Drug ...

Berita Populer