Hari ini 93 tahun lalu para pemuda berkumpul di Gedung Indonesisch Club yang berdiri di Jalan Kramat Raya No106, Kwitang, Jakarta. Mereka datang dari berbagai daerah untuk mengikuti Kongres Pemuda II.
Kongres tersebut kemudian menjadi momen bersejarah. Sebab, dalam pertemuan tersebut, para pemuda berikrar untuk bersatu. Ikrar yang kemudian dikenal dengan nama 'Sumpah Pemuda'.
1. Teks naskah Sumpah Pemuda
Berikut teks naskah Sumpah Pemuda:
1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia
2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia
Baca Juga :
Peluang Usaha Distributor Software
2. Kongres Pemuda II digelar di gedung milik Sie Kong Liong
Peristiwa Kongres Pemuda II digelar di Gedung Indonesisch Club pada 27-28 Oktober 1928.
Gedung yang berdiri di Jalan Kramat Raya ini milik seorang Tionghoa bernama Sie Kong Liong. Kini gedung tersebut telah bersalin rupa menjadi Museum Sumpah Pemuda.
Baca Juga :
Alat Uji Kemurnian Emas 300K
3. Pada awalnya tak ada kata 'Sumpah Pemuda'
Sebenarnya tidak ada kata 'Sumpah' dalam hasil Kongres Pemuda II. Sejarawan JJ Rizal pernah mengatakan kata “Sumpah Pemuda” diberikan bertahun-tahun kemudian setelah peristiwa Kongres Pemuda II.
“Kata sumpah ini ditempelkan belakangan setelah Indonesia merdeka. Kata sejatinya 'Putusan Kongres pemuda-pemuda Indonesia' diganti menjadi 'Sumpah Pemuda',” kata JJ Rizal.
Kata 'Sumpah', JJ Rizal melanjutkan, ditambahkan sebagai pengingat bagi rakyat Indonesia, khususnya pemuda, atas ikrar mereka untuk bersatu sebagai sebuah bangsa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar